Amperanewsmakassar.com, Makassar – Momen buka bersama (bukber) di bulan ramadan dimanfaatkan para mantan wartawan Harian Fajar untuk mempererat kembali tali silaturahmi.
Kegiatan yang berlangsung di Kedai Ayah UQ pada Senin 16 Maret 2026.Bukber ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, diwarnai dengan berbagai cerita lama yang kembali diungkit.
Sejumlah mantan redaktur dan wartawan dari berbagai era turut hadir, mulai dari masa Jalan Racing Center hingga Graha Pena. Di antaranya Sukriansyah S. Latif sekaligus penggagas kegiatan, Suardi Tahir (calon kuat Ketua PWI Sulsel), Slamet Riady, Arianto Amama, Asmadi, Fahruddin Palapa, Silahuddin Genda, Tenri A. Palallo, Erniwati, Ike, Wiwie, Ruslan, Muhlis, Una, Nita, dan sejumlah mantan wartawan fajar lainnya serta puluhan orang eks wartawan keker.
Dalam suasana santai, berbagai kenangan lama mencuat ke permukaan. Mulai dari pengalaman liputan hingga kisah-kisah personal yang dulu tersimpan rapi. Bahkan, beberapa cerita unik seperti hubungan diam-diam antar rekan kerja turut menjadi bahan candaan yang mengundang gelak tawa.
Penggagas kegiatan, Sukriansyah S. Latif, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para mantan rekan kerja tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar buka puasa bersama, melainkan ajang memperkuat silaturahmi yang telah terjalin sejak lama.
“Kita hadir bukan hanya sekadar buka bersama, tetapi untuk lebih mempererat silaturahmi sesama mantan pengabdi di Fajar. Pertemuan seperti ini diharapkan terus berlanjut ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun dalam momen tersebut diharapkan membawa keberkahan serta menjaga hubungan baik di antara para mantan jurnalis Fajar.
Usai berbuka puasa dan menunaikan ibadah, suasana keakraban masih terus berlanjut. Para peserta tampak memanfaatkan waktu untuk berbincang santai, bertukar kabar, hingga mengabadikan momen kebersamaan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol kebersamaan yang tetap terjaga meski telah lama berpisah profesi dan rutinitas.(ullah)