Amperanewsmakassar.com, Maros || Ada yang unik dan menarik di acara pertemuan tim Majelis Pusat Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (MPP ADPERTISI) dengan masyarakat nelayan dan petani Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Selasa, 1 Juli 2026.

Uniknya, karena baru kali pertama ada tamu istimewa yang berjumlah 7 orang yang menyandang gelar Doktor dari berbagai disiplin ilmu dan perguruan tinggi swasta memberikan sejumlah hadiah dan "angpao" kepada masyarakat. 

Hadiah itu bukan sekedar pemberian, tapi ada syarat yang harus dipenuhi bagi warga yang mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan dari tim MPP ADPERTISI. 

 

Menariknya, karena masyarakat yang hadir di acara tersebut kebanyakan emak-emak yang antusias mengikuti setiap materi yang dipaparkan oleh para dosen pemateri. Sepertinya acara seperti ini sudah lama ditunggu oleh masyarakat Desa Nisombalia yang haus akan informasi tentang hukum karena bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari para nelayan dan petani. Ada tiga materi yang dipaparkan oleh pemateri, pertama masalah Pinjaman dan penipuan melalui Online yang banyak merugikan masyarakat. Kedua, pemasaran hasil panen dengan menggunakan hand phone (HP) bagi nelayan dan petani yang merasa bingung memasarkan hasil tangkapan dan produksi panennya dan ketiga, Penerapan Transparansi dalam mengelola anggaran desa. Bahwa setiap penggunaan dana desa harus diumumkan dan diketahui oleh masyarakat. Apabila masyarakat bisa menjawab dengan benar pertanyaan salah satu dari pemateri itu, maka masyarakat berhak menerima hadiah berupa bingkisan. Tidak hanya itu, tim juga menyediakan sejumlah "angpao" amplop warna putih kepada peserta yang menjawab pertanyaan dengan benar. Karena hadiahnya berupa "angpao, emak-emak sangat antusias berlomba mengangkat tangan, memastikan jawabannya itu benar. Penyerahan hadiah itu berlangsung diakhir acara. 

Dari tiga orang dosen yang memaparkan materi, salah satunya adalah DR. Mustawa Nur, SH. MH yang tampil dengan gaya khasnya dalam bahasa daerah Makassar membahas masalah perlunya Transparansi dalam mengelola dana desa. " Masyarakat harus tahu dan pemerintah desa harus terbuka kepada masyarakat dalam mengelola anggaran desa," imbuhnya.  

Kegiatan yang digelar di kantor Desa Nisombalia mengangkat Tema: Literasi Penguatan Kelompok Tani dan Nelayan Melalui Koperasi Desa. 

DR. Haris, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, bahwa MPP ADPERTISI hadir ditengah-tengah masyarakat desa untuk memberi edukasi dan menambah wawasan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) nasional," ujar DR. Harus, SH, MH. 

Turut memberi sambutan, Camat Marusu, Syamsul Idrus dan Kepala Desa Nisombalia, Sulkarnain. (*)