AMPERA NEWS | Makassar, Sulawesi Selatan — Kota Makassar kembali diguncang aksi brutal kawanan geng motor. Seorang bocah berinisial H (13) menjadi korban pembacokan sadis setelah diserang sekelompok pemuda bersenjata tajam di Jalan Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Minggu dini hari, 10 Mei 2026.Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu menyisakan luka mendalam, bukan hanya bagi korban dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat yang semakin dihantui teror kejahatan jalanan.Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar bergerak cepat dan berhasil meringkus lima terduga pelaku. Mereka masing-masing berinisial AF (19), MR (18), MY (19), MF Gif (19), dan MA (19). Kelimanya berasal dari latar belakang berbeda, mulai dari mahasiswa, pedagang, buruh harian hingga sopir.Sementara itu, dua pelaku lainnya berinisial AK dan RI kini masih buron dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

 

 

Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, mengungkapkan bahwa aksi penyerangan tersebut bukan tindakan spontan, melainkan telah direncanakan sebelumnya.Menurutnya, sebelum kejadian, kelompok pelaku sempat melintas di sekitar lokasi dan mengaku mendapat ancaman pembusuran dari kelompok lain. Situasi itu kemudian memicu amarah para pelaku. “Pelaku kemudian memanggil rekan-rekannya yang dalam keadaan mabuk, mengambil senjata tajam berupa parang dan busur, lalu kembali melakukan penyerangan,” ungkap Arya Perdana saat rilis kasus di Mapolrestabes Makassar, Selasa (12/5/2026).Korban yang saat itu sedang bersama teman-temannya mendadak didatangi empat sepeda motor berisi para pelaku. Teman-teman korban sempat melarikan diri ketika melihat kelompok tersebut datang membawa senjata.Namun nahas, korban terjatuh dan tak sempat menyelamatkan diri.